Sunday, February 19, 2012

Kolik pada bayi : gejala serta cara mengatasinya

kolik pada bayi Kolik sering terjadi pada bayi yang baru lahir, biasanya bayi menangis tanpa sebab membuat kita panik dan tidak tahu harus berbuat apa. Hal ini berlangsung selama dua bulan pertama dan mereda pada bulan ketiga atau ke empat. Tidak seperti kelihatannya, kolik pada bayi sebenarnya tidak begitu berbahaya dan akan mereda dengan sendirinya, para ahli pun sampai saat ini belum bisa menentukan apa sebenanya penyebab kolik. Pada dasarnya kolik adalah rasa sakit pada perut bayi yang menyebabkan bayi rewel dan menangis terus menerus antara satu sampai empat jam, sering kali terjadi di malam hari akan tetapi ada beberapa kasus yang terjadi di pagi atau sore hari.

Hal-hal yang harus diperhatikan apabila terjadi kolik pada bayi anda:
  1. Jangan dipaksakan untuk terus menerus memberi susu pada bayi baru lahir yang menderita kolik.
  2. Hindari pemberian makanan yang mengandung gula. karena kadar gula mengandung gas yang dapat memperburuk keadaan.
  3. Alergi usus juga dapat menyebabkan kolik pada bayi sehingga sangat penting bagi para ibu untuk tahu persis apa yang membuat bayi nya alergi. Hal ini bisa terjadi melalui ASI.
  4. Jaga emosi kita pada saat menggendong bayi seperti perasaan marah, gelisah atau gembira yang berlebihan karena hal ini juga akan mempengaruhi kenyamanan bayi.
Cara terbaik untuk mengatasi kolik pada bayi adalah tidak panik dan menjaga bayi senyaman mungkin karena seperti telah dikemukakan sebelumya bahwa kolik  belum ada obatnya.
Itulah beberapa hal yang harus kita perhatikan pada saat bayi kita menderita kolik, untuk mengetahui lebih banyak tentang kolik silakan kunjungi Baby Colic | symptoms and treatment.
Ada yang memiliki pengetahuan lain tentang kolik pada bayi , silakan tinggalkan komentar anda disini.
Posted by: Asep Rohman
Personal Blog | Blog keluarga Updated at: 3:11 PM
Artikel Terkait
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

No comments:

Post a Comment