Saturday, March 31, 2012

Cara serta Tips mendidik anak dalam keluarga

Tips mendidik anak : Cara mendidik anak
Orang tua mana yang tidak ingin anaknya sukses secara akademik di sekolah, kita sebagai orang tua akan merasa bangga jika anak kesayangan kita bisa ranking satu di kelasnya, sampai-sampai kita lupa akan keterbatasan kemampuan anak dan memaksa si anak untuk belajar setiap hari, menekan dan bahkan memarahi kalau anak kita mendapatkan nilai yang buruk, beberapa orang tua melakukan ini karena terlibat persaingan antar sesama orang tua akan keberhasilan mereka dalam mendidik anaknya untuk meraih rangking pertama  di sekolah.
Melanjutkan artikel sebelumnya tentang perawatan bayi baru lahir, kali ini saya akan mengupas beberapa tips sukses mendidik anak dalam keluarga .

Jika kita melihat kenyataan yang ada, tidak sedikit orang-orang besar dunia yang justru memiliki catatan prestasi akademik yang pas-pasan bahkan bisa dibilang buruk namun mereka sukses di bidangnya, sebut saja Albert Einstein, Charles Darwin atau pemilik raksasa software dunia Bill Gates, pemain golf kelas dunia Tiger Wood dan masih banyak lagi. Ternyata prestasi akademik tidak menjamin kesuksesan seorang anak dimasa depan meskipun tidak jarang juga prestasi akademik mendukung karir anak tersebut.

Kita semua mengetahui bahwa bukan IQ saja yang bisa dijadikan dasar pendukung keberhasilan anak tapi ada kecerdasan lain yang juga tidak kalah besar pengaruhnya terhadap prestasi seorang anak, ada kecerdasan emosi (EQ: emotional quotient), kecerdasan sosial (social quotient) dan yang baru-baru ini banyak di sebut-sebut orang yaitu kecerdasan spritual (spiritual quotient).

Bagaimana cara mendidik anak dalam keluarga


Kenali bakat dan minat anak
Berilah kebebasan bagi anak untuk mengikuti beberapa kegiatan extrakulikuler di sekolah atau di lingkungan rumah, seperti sepak bola, bulutangkis, berenang, bela diri menyanyi bermain musik, melukis dan lain sebagainya. Dari kegiatan ini kita bisa menggali bakat dan minat anak.

Jangan membanding-bandingkan anak
Setiap anak memiliki karakter yang berbeda-beda, mempunyai kelebihan dan kekurang masing-masing, ada anak yang kurang dalam hitungan tetapi memiliki kelebihan dalam bahasa, tidak bisa kita membandingkan dengan saudaranya yang memiliki prestasi baik dalam matematika tetapi buruk dalam kesenian.

Ajari anak dengan keteladanan
Kita tidak bisa memaksa anak untuk mengosok gigi setiap menjelang tidur kalau kita sendiri sebagai orang tuanya tidak pernah melakukan hal itu, ajaklah anak untuk melakukan shalat lima waktu dengan memberi contoh melaksanakan shalat, begitupun dengan kejujuran dan akhlak yang baik.

Kompaklah dalam medidik anak
Jika si Ibu menyuruh anaknya untuk belajar, maka si Ayah jangan membiarkan anaknya untuk terus-menerus bermain game. Ayah dan ibu harus memiliki visi dan misi yang sama dalam mendidik anak.

Sediakan waktu yang cukup bersama anak
Jangan berikan waktu sisa untuk anak, luangkan waktu untuk menjalin kebersamaan bersama anak karena sudah menjadi hak anak untuk meminta waktu dari orang tuanya, jangan biarkan anak untuk lebih memilih lingkungan lain di luar keluarga dalam mengemukakan unek-uneknya karena bukan tidak mungkin malah mendapatkan saran-saran negatif dari lingkungan pergaulannya.

Perlakukan anak secara postif
Jangan pernah mengatakan sesuatu yang negatif terhadap anak kita misalnya : "dasar bodoh begini aja nggak bisa...!" perkataan orang tua adalah doa, berusahalah untuk menghargai anak secara positif, puji dan beri penghargaan terhadap anak apabila anak kita melakukan hal-hal yang baik karena hal ini akan menimbulkan dampak positif bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.

Anak adalah anugerah dan titipan bukan beban, perlakukan anak sebagai individu yang memiliki hak yang sama seperti orang dewasa lainnya, jangan paksakan anak untuk menjadi sesuatu yang diinginkan orang tuanya, jangan menekan anak untuk selalu mendapatkan nilai akademik yang hebat dalam matematika padahal sebenarnya anak kita mempunyai kemampuan lebih dalam seni musik dan bahasa. Sudah menjadi kewajiban orang tua untuk menggali dan mengoptimalkan kemampuan anak sesuai dengan bakat dan minat yang dimiliki anak.

Di ambil dari berbagai sumber, semoga bermanfaat.
Posted by: Asep Rohman
Personal Blog | Blog keluarga Updated at: 11:19 PM
Artikel Terkait
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

17 comments:

  1. Mendidik anak memang diperlukan kesabaran, ketelatenan dan mungkin sedikit kemarahan. Namun semua itu harus dalam rangka kasih sayang kita kepada anak.

    ReplyDelete
  2. Makasih ya pak, Saya sebagai kepala rumah tangga, jujur aja tipsnya sangat bermanfaat..

    ReplyDelete
  3. terima kasih atas infonya menambah ilmu bagi saya..... salam kenal
    selimut bayi

    ReplyDelete
  4. mengunjungi blog yang bagus dan penuh dengan informasi yang menarik tentang tips mendidik anak adalah merupakan kebahagiaan tersendiri.... teruslah berbagi informasi

    ReplyDelete
  5. masukan yang baik untuk mendidik anak,....sharing juga ya http://salwajualan.blogspot.com/. salam kenal.

    ReplyDelete
  6. Anak adalah anugerah dan aset yang sangat berharga, didik mereka dengan cara baik dan benar
    busana muslim terbaru

    ReplyDelete
  7. saya punya referensi tentang mendidik dan mengenalkan anak kepada dunia islam..ini link nya...sebagai referensi buat semua...mohon diperkenankan ya admin...semoga berguna
    http://semua-ada-lho.blogspot.com/2012/11/how-to-introduce-quran-for-children.html

    ReplyDelete
  8. maksih informasinya...
    kunjungi
    http://satriamanagement88.blogspot.com/#

    ReplyDelete
  9. Nice info,, thanks gann :)

    www.bloginformatika.com

    ReplyDelete
  10. mendidik anak memang rumit, perlu extra kesabaran serta pemahaman tentang diri anak agar tujuan dan harapan kita sebagai orang tua terhadap anak tercapai,

    ReplyDelete
  11. Artikel yang sangat menarik. Semoga para orang tua bisa menjadi teladan yang baik bagi anak-anaknya.

    ReplyDelete
  12. Termakasi bos atas pengetahuannya
    berguuna banget
    untuk mendidik anak kita

    ReplyDelete
  13. Nice artikelnya, bisa memberikan saran yang mendidik bagi orang tua jaman sekarang yg belum begitu paham cara mendidik anak mereka, TQ, salam sukses

    ReplyDelete